![]() |
| Sebelum pulang, Fahrurrozi dan istrinya mengabadikan kebersamaan di depan papan nama PRNU Pacarpeluk. |
[Pacarpeluk, NUP] – Aksi khidmat pergerakan NU Pacarpeluk
(NUP) terus menjadi daya tarik tersendiri bagi khalayak. Mereka pun silih
berganti berkunjung ke Rumah Pergerakan NUP. Tidak hanya dari interen kabupaten
Jombang, mereka juga berasal dari dalam maupun luar kota Jombang.
Jumat, 18/6/2021 yang lalu NU Pacarpeluk menerima kunjungan tamu
dari jauh. Ia adalah Fahrurozi, seorang Hakim di Pengadilan Agama Selong Nusa
Tenggara Barat. Bersama istrinya yang asli orang Jombang, ia pun menyempatkan
diri berkunjung di Rumah Pergerakan NUP. Selama ini, pasangan suami
istri ini mengenal NUP hanya melalui media online.
“Alhamdulillah akhirnya kami bisa berkunjung langsung ke NU
Pacarpeluk”, ucap sang hakim mengawali perbincangan mereka.
Dalam pertemuan sederhana itu, Nine Adien Maulana lebih banyak
bercerita dan menjawab pertanyaan-pertanyan yang disampaikan tamunya itu. Ketua
PRNU Pacarpeluk ini memang telah lama mengenal tamunya itu. Mereka sama-sama
pernah belajar di MAPK/MAKN Jember.
Nine A.M mengungkapkan bahwa akhir pergerakan NUP tidak bisa
dipisahkan dari dukungan jejaring Santri Kaliwates (Sankal) yang menglobal di
berbagai lini dan daerah. Santri Kaliwates adalah sebutan bagi para alumni
MAPK/MAKN Jember. Nine A.M. adalah salah satu diantara alumninya.
"Keberadaan KSU KUBe NUP PACARPELUK dan Sentra Kewirausahaan
Pemuda "NUPreneur" adalah bukti nyata kontribusi Santri Kaliwates
dalam NUP.", ungkap Nine A.M. di hadapan pasangan suami istri itu.
{abc}

0 Komentar