[Pacarpeluk, NUP] – Majelis Khatmil Quran bagi warga Pacarpeluk yang berkultur
Nahdliyyin bukanlah sesuatu yang asing. Sebagaimana majelis dzikir lainnya,
misal Yasin, Tahlil, Istighatsah, Manaqib dan Shalawat Nabi, mereka sangat
sering menyelenggarakan majelis khatmil quran baik di masjid/musholla maupun di
rumah-rumah warga. Mayoritas penggerak kegiatan ini adalah ibu-ibu kader
Muslimat dan Fatayat NU Pacarpeluk.
Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak awal Maret 2020
menyebabkan majelis-majelis ini berhenti untuk sementara waktu. Warga pun
menyelenggarakannya secara mandiri di rumah masing-masing. Ketika pandemi
Covid-19 belum berakhir dan pemerintah mengajak masyarakat untuk memasuki masa
new normal, menyesuaikan kebiasaan sehari-hari dengan mengikuti protokol pencegahan
penyebaran Covid-19, PC Muslimat NU Jombang mengajak jamaahnya untuk
menyelenggarakan kegiatan khatmil quran tiap malam Jumat di masjid atau
musholla masing-masing. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai ikhtiar batin agar
selamat dari segala musibah dan marabahaya serta diangkatnya wabah Corona ini.
Kegiatan yang diinisiasi oleh PC Muslimat NU Jombang ini dinilai
sangat baik di masa new normal, maka Pemerintah Kabupaten Jombang pun
menguatkan pelaksanaannya dengan menginstruksikan kepada Camat dan Kepala Desa
sekabupaten Jombang untuk menyelenggarakan kegiatan Khatmil Quran tiap malam
Jumat di masjid/musholla.
PR Muslimat NU Pacarpeluk dan PRNU Pacarpeluk menjadi motor utama
kegiatan Khatmil Quran di desa ini. Berbeda dengan yang lain, kegiatan ini
diselenggarakan secara virtual dengan memanfaatkan jaringan group WhatsApp.
Cara ini dipilih dengan pertimbangan kepraktisan dalam suasana kewaspadaan
penyebaran Covid-19. Selain itu, dengan cara ini maka tiap hari akan ada
senandung al-Quran di rumah-rumah warga.
Dengan sukarela warga bergabung ambil bagian dalam kegiatan
Khatmil Quran Virtual ini. Mereka pun dikumpulkan dalam satu grup khusus.
Melalui grup ini tiap warga mendapat bagian membaca 1 juz dengan durasi waktu
yang longgar dan panjang, yakni 7 hari atau sepekan. Jika mereka telah
mengkhatamkannya, maka wajib melaporkan dengan menandai diri pada daftar yang
telah disediakan dalam grup. Paling lambat tiap Kamis sore semua anggota harus
telah mengkhatamkan bagian juz nya masing-masing.
Kamis malam Jumat setelah shalat Isya’, kegiatan Khatmil Quran
Virtual ini kemudian disempurnakan dengan pembacaan dzikir tolak balak dan doa
khatmil quran. Setelah acara ritual itu, para kader IPNU dan IPPNU Pacarpeluk
memungkasinya dengan pembacaan shalawat Nabi yang diiringi pukulan ritmis
rebana al-banjary. Kegiatan ini diselenggarakan secara bergiliran di
masjid-masjid di tiap dusun sedesa Pacarpeluk.
Warga Pacarpeluk sangat antusias mengikuti kegiatan Khatmil Quran
Virtual ini. Jumlah anggota grup ini pun semakin bertambah, bahkan ada pula
anggota yang berasal dari luar desa ini. Ada pula yang tidak mau dimasukkan
dalam group, namun mereka mengambil bagian juz. Mereka tertarik
kegiatan ini dan ingin mengambil bagian agar bisa semangat membaca kitab suci
al-Quran di rumah masing-masing. Tiap putaran Khatmil Quran, group ini bisa
menyelenggarakan dua kelompok yang masing-masing terdiri dari 30 anggota.
Group Khatmil Quran Virtual ini dibuat sangat dinamis dan
fleksibel. Siapa saja diperkenankan keluar masuk. Semua anggotanya disetting
sebagai admin grup, sehingga bisa menambahkan anggota setiap anggota. Grup ini
hanyalah alat untuk memudahkan saja. Tujuan utamanya adalah mengajak siapa saja
untuk mengambil bagian turut membaca al-Quran dari kediaman masing-masing.
Kegiatan Khatmil Quran Virtual Warga Pacarpeluk ini menjadikan
smartphone tidak sekadar sebagai alat komunikasi, informasi dan hiburan. Alat
canggih yang telah populer di kalangan bagi masyarakat berbagai lapisan ini
bisa dimanfaatkan sebagai alat bantu ibadah mereka. Mereka bisa membaca kitab
suci al-Quran melalui alat canggih tersebut. Dengan alat canggih itu pula,
mereka bisa tersemangati untuk menerangi rumah-rumah mereka dengan bacaan
ayat-ayat suci al-Quran. Rosululloh
Shollallohu’alaihi alaihi wasallam bersabda yang artinya: Sesungguhnya rumah yang dibaca di dalamnya Al-Qur’an, niscaya cahayanya
akan jelas terlihat oleh para penduduk langit laksana bintang-bintang di langit
jelas terlihat oleh penduduk bumi. (HR. Ahmad)
Ini adalah gerakan sederhana, namun mengandung
nilai dakwah yang luar biasa. Tanpa banyak retorita dan ceramah, melalui
kegiatan ini setidak-tidaknya telah ada 30 rumah yang tidak hari selalu
dibacaakan ayat-ayat al-Quran.
Sungguh sangat merugi, jika smartphone yang pasti kita mengeluarkan biaya untuknya setiap saat ternyata hanya untuk senang-senang belaka. Mari kita menjadikannya untuk meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT. Oleh karena itu bersegeralah mengambil bagian dalam Khatmil Quran Virtual ini. Nomor WA anda tidak harus masuk groupnya, cukup nama anda saja yang masuk dengan mengambil bagian juz tertentu sesuai pilihan anda sendiri. {abc}
0 Komentar