![]() |
| Hj. Etty Sumarni, ketua PR Musliman NU Pacarpeluk, paling kanan, bersama anggotanya memimpin pembacaan dzikir kalimat thayyibah dalam acara Pengajian Kubro, Ahad, 24 Maret 2019 |
[Pacarpeluk, NUP] - Fakta membuktikan bahwa Muslimat NU adalah
organisasi banom NU yang paling solid dalam bergerak dan menggerakkan jamaah
dan jam’iyyah. Hampir semua majelis ta'lim dan dzikir yang tetap eksis di
kampung-kampung digerakkan oleh emak-emak Muslimat NU. Dengan segala
kekurangannya, mereka istiqomah menjalankannya.
Gambaran itu setidak-tidaknya juga bisa dijumpai dengan mudah di
Pacarpeluk. Emak-emak Muslimat NU menjadi motor utama keberlangsungan majelis
ta'lim dan dzikir di tiap dusun; yakni Peluk, Pacar, Soko dan Tegalrejo.
Pengajian Kubro yang diselenggarakan oleh PAC Muslimat NU
Kecamatan Megaluh menjadi agenda rutin bertemunya ratusan hingga ribuan
emak-emak Muslimat NU Sekecamatan. Saat acara ini diselenggarakan di Pacarpeluk
pada Ahad, 24 Maret 2019, lebih dari seribu anggota datang memenuhi tempat
acara. Mereka dengan setia mengikuti acara dari awal hingga akhir, meskipun
hujan turun dengan deras.
Dalam kegiatan rutin yang diselenggarakan dari rumah ke rumah,
mereka tetap saja kompak mengikuti. Meskipun berada di rumah anggota yang
sangat sederhana, jamaah Muslimat NU tetap istikomah melaksanakan
kegiatan.
Inilah hebatnya Muslimat NU. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa The Power of Emak-emak itu ada di Muslimat NU. Buktikan! {abc}

0 Komentar