![]() |
| Kader muda NU Pacarpeluk menjadi motor utama Gerakan Bahagia Bersama Tetangga di desa ini. |
[Pacarpeluk, NUP] - Kami telah mencetak kotak nasi sebanyak 4500 buah.
Sejumlah itulah target nasi kotak yang kami bagikan kepada warga Dhuafa dan
anak Yatim yang menjadi sasaran Gerakan Bahagia Bersama Tetangga (GBBT) di
Pacarpeluk tahun 2021 M selama 30 hari Ramadhan 1442 H.
Jumlah ini memang sangat besar bagi kami yang berkhidmat
dalam ruang lingkup desa atau tingkat ranting. Namun kami optimis bisa
kebutuhan pembiayaan sejumlah itu bisa terpenuhi.
Ada beberapa hal yang menjadikan kami optimis bisa
melaksanakan berbagi makanan buka puasa untuk Dhuafa dan Yatim dan anak Yatim
itu selama bulan Ramadhan, yaitu:
1. Warga Pacarpeluk yang digerakkan oleh Keluarga Besar NU Pacarpeluk
telah akrab dengan aksi Philantropy melalui Gerakan Pacarpeluk Bersedekah sejak
tahun 2017. Hingga sekarang gerakan itu masih lestari dengan beragam
dinamikanya.
2. Bagi warga Pacarpeluk, Gerakan Bahagia Bersama
Tetangga tahun 2021 ini adalah aksi kebersamaan kemanusiaan jilid 2. Kami telah
memiliki pengalaman sebelumnya. Sejak Gerakan ini petama kali dilaunching oleh Prokopim
Jombang dan Baznas
Jombang yang diketuai oleh Gus Didin Ahmad
pada tahun 2020, kami telah menyelenggarakannya selama sebulan penuh.
3. Kemuliaan dan keberkahan Ramadhan selalu menjadi daya
tarik tersendiri bagi siapa saja khususnya umat Islam untuk berderma.
Lebih-lebih dermanya benar-benar disalurkan untuk memberi makanan buka puasa
untuk Warga Dhuafa dan anak Yatim yang pahalanya berlipat ganda.
4. GBBT di Pacarpeluk diselenggarakan dengan semangat
gotong royong dengan seluruh elemen masyarakat yang beragam baik ormas maupun
agama, sehingga memudahkan gerak dalam penggalangan donasi dan penyalurannya.
5. Pengemasan aksi ini dan publikasinya telah mampu
menarik simpati publik yang majemuk dan lintas daerah. Hal ini ditandai dari
banyaknya donatur dari dalam dan luar desa ini baik sesama muslim maupun non
muslim.
6. Sasaran santunan GBBT di Pacarpeluk adalah sangat
jelas dan tepat, yaitu warga paling Dhuafa dan anak Yatim yang kami seleksi
bersama dengan Pemdes
Pacarpeluk. Ini tentu sangat beda dengan berbagai aksi berbagi
takjil di perempatan jalan raya yang dilakukan tanpa seleksi siapa yang akan
disantuni.
Hingga narasi ini ditulis, donasi yang masuk telah bisa
mencukupi kebutuhan pembiayaan hingga hari ke-23 Ramadhan. Masih ada 7 hari
lagi yang belum terpenuhi. Meskipun demikian kami tetap optimis bahwa kebutuhan
itu bisa terpenuhi, apalagi hampir tiap hari selalu ada donasi yang masuk dari
berbagai sumber.
Semoga donasi itu benar-benar menjadi amal jariyah dan berbuah kebaikan dan keberkahan bagi donatur dan maslahat bagi warga Dhuafa kami. Aamiin. {abc}

0 Komentar