![]() |
| Para mahasiswa ini gelisah untuk bisa bersama-sama ambil bagian memberi manfaat kepada masyarakat. |
[Pacarpeluk, NUP] –
Sabtu, 15/8/2020 sejumlah mahasiswa asli Jombang yang kuliah ITS Surabaya dan
UB Malang berkunjung ke Rumah Pergerakan NUP. Tujuannya adalah untuk menggali
pengalaman NU Pacarpeluk dalam menggerakkan jamaah dan jam’iyyah secara
produktif dan kreatif. “Kami ingin belajar dari pengalaman NUP dalam melakukan
pengabdian kepada masyarakat.”, kata Adi Tri Wandono yang menjadi juru bicara
rombongan itu.
Alumnus SMA Negeri 2 Jombang
merasa gelisah ingin bisa berbuat manfaat bagi masyarakatnya, namun ia bingung
dari mana memulainya. Ia pun mengajak lima temannya yang memiliki kegelisahan
yang sama untuk berdiskusi dengan Nine Adien Maulana, ketua PRNU Pacarpeluk.
Keenam mahasiswa ini menilai
bahwa gerakan NU Pacarpeluk benar-benar nyata manfaatnya. "Kami sebegai
generasi muda juga ini berbuat kemaslahatan bagi masyarakat, sesuai dengan
kemampuan kami.", ucap Adi yang masih menjadi mahasiswa di Fakultas Pertanian
UB Malang.
Diskusi antara para mahasiswa
dengan kader penggerak NUP ini berlangsung dengan intensif. Bak seorang
wartawan yang sedang menggali berita, Adi mengajukan beberapa pertanyaan.
Mahasiswa yang lain ada yang mendokumentasikannya dengan dengan rekaman audio
dan foto.
Secara garis besar Nine
mengungkapkan tentang kelembagaan yang berbadan hukum dan aksi populis. Dua hal
ini sangat perlu dilakukan agar aksi kemaslahatan ini bisa berkelanjutan dan
berkembang.
"Jika kalian memang
serius, silakan rumusakan program aksi populis kalian. Soal kelembagaannya,
nanti bisa saya fasilitasi." ucap Nine kepada keenam mahasiswa yang lima
diantaranya adalah alumni SMADAJO.
Setelah hampir 3 jam diskusi itu berlangsung, para mahasiswa ini pun merasa cukup informasi. Mereka pun undur diri dan berjanji akan segera merancang aksi yang lebih konkret demi kemaslahatan masyarakat. {abc}

0 Komentar